NADIKABAR.COM — Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PKS Dapil NTB I (Pulau Sumbawa) Johan Rosihan menegaskan persetujuan DPR RI terhadap APBN Tahun Anggaran 2027 harus menjadi titik awal untuk memastikan belanja negara benar-benar menghadirkan manfaat yang dirasakan masyarakat. Ia menilai pesan pemerintah bahwa 'negara hadir dalam setiap denyut nadi kehidupan rakyat' perlu diterjemahkan menjadi hasil pembangunan yang konkret.
Dalam APBN 2027, pemerintah antara lain mengalokasikan anggaran pendidikan sekitar Rp824 triliun, perlindungan sosial Rp539,7 triliun, ketahanan pangan Rp195,3 triliun, serta Transfer ke Daerah Rp735 triliun. Pemerintah juga menempatkan kedaulatan pangan sebagai salah satu dari delapan klaster Program Kerja Prioritas Nasional 2027.
"Angkanya besar, tetapi bagi rakyat ukuran APBN sesungguhnya sederhana: apakah kehidupan mereka menjadi lebih baik. Pertumbuhan ekonomi harus melahirkan pekerjaan, menjaga daya beli, menurunkan kemiskinan dan pada saat yang sama meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang bekerja di sektor-sektor produktif," kata Johan dalam keterangannya, Rabu (30/9/2026).
Hal tersebut dikatakan Johan seusai Rapat Paripurna DPR RI, Jakarta, Selasa (29/9).