NADIKABAR.COM — Juara dunia kelas super ringan (63,5 kg) World Boxing Council (WBC) Dalton Smith bersiap naik ring menghadapi Alberto Puello untuk mempertahankan pertama kali sabuknya di Utilita Arena, Sheffield, Inggris, pada 24 Oktober.
"Smith akan berupaya melanjutkan kejayaannya yang dimulai pada Januari 2026 dengan kemenangan technical knockout (TKO) atas Subriel Matias," demikian pernyataan WBC dalam laman resminya yang dipantau di Jakarta, Jumat.
Kemenangan atas Matias mengantarkan Smith meraih Sabuk Hijau dan Emas serta membuka babak baru dalam karier tinjunya.
Smith memasuki pertarungan mendatang membawa rekor profesional 19 kemenangan tanpa kekalahan, dengan 14 kemenangan di antaranya diraih melalui knockout (KO).
Petinju asal Inggris itu akan berupaya mempertahankan rekor tak terkalahkan sekaligus menjaga sabuk juara dunia WBC yang baru diraih pada Januari 2026.
Tugas pertamanya sebagai juara adalah melawan Puello, lawan yang tahu apa yang dibutuhkan untuk mencapai puncak divisi 140 pon.
Smith akan mendapat dukungan dari publik tuan rumah Sheffield, tetapi dia harus mengatasi tantangan yang dihadirkan oleh gaya bertarung kidal teknis Puello.
Puello, mantan juara dunia kelas super ringan (63,5 kg) WBC, memasuki pertandingan dengan rekor profesional 25 kemenangan (11 KO) dan satu kekalahan.
Petinju asal Republik Dominika itu bertekad merebut kembali mahkota juara melalui kesempatan sebagai penantang wajib.
Bagi Puello, kemenangan di kandang lawan berarti merebut kembali sabuk juara dan menghentikan momentum salah satu nama terkemuka di divisi super terbang.
WBC telah memerintahkan pemenang pertarungan Matias lawan Smith untuk mempertahankan gelar juara melawan Puello.
Kini, keduanya akan bertemu dalam pertandingan yang mempertemukan ambisi sang juara dan pengalaman seorang penantang yang bertekad untuk kembali ke puncak.
Dengan sabuk juara dunia WBC dipertaruhkan, duel Sheffield akan menjadi ujian penting bagi kedua petinju.