"Ke depan, kami tidak ingin berpuas diri. Keberhasilan ini harus terus menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas pembinaan, memperluas kesempatan bagi pecatur muda, serta mempersiapkan atlet agar mampu meraih prestasi yang lebih tinggi, baik di tingkat nasional maupun internasional," paparnya.
Sementara itu, salah satu penyumbang medali emas, WCM Hillary Rooca Theng, turut mengungkapkan rasa syukurnya karena berhasil membantu Jakarta mempertahankan gelar juara umum. Menurutnya, persiapan yang matang bersama pelatih Kristianus Liem menjadi salah satu faktor penting dalam meraih hasil tersebut.
"Saya persiapan bersama pelatih saya Kristianus Liem. Saya sudah berlatih keras selama ini. Lawan-lawannya sulit, yang tersulit dari Jawa Timur. Terima kasih atas dukungannya dari Pak Kenneth, semua fasilitas yang diberikan sangat bagus," tutur Hillary.
Ketua Kontingen Atlit Percasi DKI Jakarta di Kejurnas Catur 2026, Upi Darmayana Tamin, menilai persaingan tahun ini berlangsung lebih ketat, terutama karena kejuaraan digelar di Pulau Jawa dan diikuti banyak jumlah peserta.
"Persaingan Kejurnas 2026 ini sangat sengit karena berlangsung di Pulau Jawa, jadi pesertanya sangat banyak," kata Upi.