NADIKABAR.COM — Juru bicara Kementerian Pertahanan Iran Reza Talaei-Nik pada Sabtu (26/9) mengungkapkan bahwa sebagian kemampuan strategis dari angkatan bersenjata negaranya sengaja disimpan di lingkungan yang aman dan di bawah tanah, demikian seturut laporan kantor berita IRNA.
Hal itu disampaikan Talaei-Nik dalam sebuah pertemuan di Provinsi Alborz, saat menjelaskan berbagai langkah terukur yang telah ditempuh Iran untuk mengamankan kemampuan pertahanan mereka.
"Dalam beberapa tahun terakhir, sebagian kemampuan strategis angkatan bersenjata telah disimpan di lingkungan yang aman dan dalam infrastruktur bawah tanah," katanya.
"Hal ini memicu rangkaian kegagalan atas beberapa perhitungan pihak musuh mengenai kekuatan pertahanan mapun kapasitas produksi persenjataan Republik Islam Iran," ujar dia menambahkan.
Talaei-Nik juga menuturkan dalam perang 12 hari dan 40 hari yang melibatkan Iran melawan Israel dan Amerika Serikat pada Juni tahun lalu serta Februari tahun ini, pihak "musuh" berupaya melemahkan kemampuan nuklir serta kekuatan rudal, regional, maupun angkatan laut Iran.
Meskipun perang telah menimbulkan sejumlah kerugian dan kerusakan bagi negaranya, Talaei-Nik bersikeras "musuh" gagal mencapai satu pun tujuan strategis utama mereka dan malah mengalami kerugian akibat serangan Iran.