Ia mengatakan, pihaknya telah mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu unit airsoft gun warna hitam merek Pietro Beretta, empat butir peluru gotri airsoft gun, satu tas selempang warna hitam, topi warna hitam, kartu anggota Perbakin Jaguar Shooting Club.

"Kami mengimbau tiga pelaku pengeroyokan agar segera menyerahkan diri dan tidak mengulangi perbuatan yang dapat merugikan orang lain," ucapnya.

"Kami juga mengajak masyarakat yang mengetahui keberadaan maupun identitas pelaku untuk menyampaikan informasi kepada kepolisian," imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan, video yang dinarasikan adanya keributan terjadi di Jalan Pahlawan, Kota Semarang, Minggu (30/8) dini hari viral di media sosial. Polisi masih melakukan penyelidikan dan menunggu laporan korban kejadian tersebut.

Insiden itu ramai usai diunggah akun Instagram @beritasemaranghariini. Dalam video tampak sejumlah orang berkumpul di sekitar kedai kaki lima.

"Keributan terjadi di kawasan Jalan Pahlawan Kota Semarang pada Minggu (30/08/2026) dini hari sekitar pukul 01.55 WIB," tulis akun @beritasemaranghariini seperti dilihat NadiKabar, Minggu (30/8).

Saat dimintai konfirmasi, Kapolsek Semarang Selatan, AKP Rismanto, membenarkan adanya insiden itu. Ia menjelaskan, korban diduga tiba-tiba dihentikan oleh seseorang saat tengah mengendarai motornya. Korban juga disebut sempat dipukuli.

"Korban lagi naik motor sama temannya. Terus kemudian bertemu beberapa massa dengan kelompok. (Tawuran?) Tidak, itu kendaraan sendiri-sendiri," kata Rismanto saat dihubungi NadiKabar, Minggu (30/8).