Sementara itu, Perbekel Desa Munggu I Ketut Darta memastikan bakal mengevaluasi tata kelola parkir di wilayahnya agar kejadian serupa tidak terulang. "Terima kasih atas masukan netizen. Kami akan berbenah bersama bendesa adat agar Munggu tetap aman dan nyaman bagi pengunjung maupun pelaku usaha," tegas Darta.

Sebelum itu, aksi jukir dan ojol cekcok viral di media sosial perkara pungutan parkir, beberapa waktu lalu. Pengemudi ojol itu sedang mengambil pesanan layanan belanja online (GoMart) tampak meradang akibat ulah oknum petugas parkir yang dinilai menagih uang parkir secara paksa dan arogan.

Menurut pengemudi ojol itu, sistem transaksi resmi pada aplikasi online tersebut tidak membebankan biaya parkir tambahan kepada pihak pengemudi maupun konsumen. Ia menyinggung soal keterangan pihak minimarket yang mengeluhkan penurunan omzet hingga dugaan intimidasi oknum tukang parkir yang diduga membuat pelanggan merasa risih dan enggan berbelanja.