Ketegangan di lokasi makin memuncak ketika si driver meluapkan rasa frustrasinya secara langsung kepada petugas parkir di tempat. Pengemudi tersebut secara tegas mengkritik tindakan sepihak petugas dan menantang keabsahan penagihan uang parkir tersebut.

"Saya Gojek, GoMart, tidak ada tagihan parkir di aplikasi. Kalau memang ada rincian tagihan resmi parkir di aplikasi, saya ikhlas bayar, lima kali lipat pun saya ikhlas bayar," kata pria yang belum diketahui namanya.

Menurutnya, persoalan utama bukanlah nominal uang Rp 2.000, melainkan ketiadaan aturan resmi serta dugaan tindakan intimidatif yang terus berulang terhadap para pengemudi ojol.