"Saya bilang saja 'kamu wes sunat ta?', ya saya hanya bilang gitu tok enggak ada maksud lain. Cuma candaan biasa," kata D.
"Nggak pernah saya bilang (meminta buka celana). Ngapain juga. Enggak pernah," tambahnya.
D pun merasa tidak suka ketika candaannya yang berujung dilaporkan ke Wawali Cak Ji.
"Saya itu hanya bercanda saja, Pak. Tapi kok sampai ada laporan kayak begini, kan saya juga enggak suka," ucapnya ke Cak Ji.
Sementara Cak Ji mengatakan, usai mendapat laporkan pembully-an dari salah satu ojol, yakni YGL, dia mendatangi lokasi di kawasan Jalan Kacapiring dan bertemu jukir tersebut. Ia mendengarkan kedua versi.
"Kami datangkan kedua belah pihak. Ternyata versinya si D itu bercanda. Nah, tapi versi korban, mereka itu mengalami pembullyan. Makanya dengan hal semacam ini jangan sampai terulang lagi," kata Cak Ji.