Menurut dia, perempuan Kaimana memiliki potensi besar dalam mengembangkan usaha berbasis pengelolaan sumber daya alam. Karena itu, penguatan kapasitas dan jejaring diperlukan agar usaha dapat berkembang secara berkelanjutan.

Salah satu anggota JUMPPA, Maria Surbay mengatakan pembentukan jaringan tersebut membuka kesempatan bagi pelaku usaha untuk memperluas jejaring sekaligus meningkatkan motivasi dalam mengembangkan usaha.

β€œMelalui JUMPPA, saya bisa berjejaring dan lebih termotivasi untuk terus melanjutkan usaha kerajinan tangan. Harapannya, JUMPPA tetap konsisten dan berkelanjutan,” ujarnya.

Selain pengukuhan, anggota JUMPPA mengikuti pelatihan literasi keuangan yang mencakup pembukuan sederhana, pengelolaan arus kas, dan akses permodalan. Pelatihan tersebut ditujukan agar pelaku usaha dapat mengelola keuangan secara lebih terencana.