NADIKABAR.COM — Atlet para judo Junaedi membuka asa untuk mempersembahkan medali emas bagi kontingen Indonesia setelah memastikan tiket final kelas J1 -70 kg putra pada Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 di Aichi Prefectural Martial Arts Hall, Jepang, Senin.
"Tetapi akhirnya sekarang di kelas yang baru saya jajaki meraih kemenangan," ujar Junaedi setelah mengalahkan wakil India Kapil Parmar dengan ippon pada pertandingan semifinal.
Kemenangan tersebut memiliki arti tersendiri bagi Junaedi yang sebelumnya kesulitan menghadapi atlet India ketika masih bertanding di kelas -60kg.
Persaingan yang sulit di kelas tersebut menjadi salah satu alasan Junaedi memutuskan naik ke kelas -70kg.
Keputusan itu kini membuka peluang baginya untuk meraih medali emas pada penampilan perdananya di kelas baru tersebut dalam Asian Para Games.
Junaedi memastikan tempat di partai puncak setelah menundukkan Parmar melalui kemenangan ippon hanya dalam waktu 38 detik.
Sebelumnya, ia juga mencatat kemenangan ippon dalam waktu 39 detik atas wakil Uzbekistan Ibrokhimjon Akbarov pada perempat final.
Dengan demikian, Junaedi hanya membutuhkan total 77 detik untuk melewati dua pertandingan sekaligus memastikan sedikitnya medali perak bagi Indonesia.
Pada pertandingan final, Junaedi akan menghadapi wakil China Zhu Shiwen yang melaju ke partai puncak setelah mengalahkan Safarkulov K dari Uzbekistan pada semifinal.
“Saya juga pernah ketemu lawan China dan tidak pernah menang di kelas sebelumnya. Semoga kali ini bisa,” ujar atlet asal Jawa Barat tersebut.
Pertandingan final dijadwalkan bergulir pada pukul 16.00 WIB.