NADIKABAR.COM — Atlet para judo Indonesia Junaedi meraih medali perak kelas J1 -70kg putra Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 setelah kalah dari wakil China Zhu Shiwen pada pertandingan final di Aichi Prefectural Martial Arts Hall, Jepang, Senin.

Junaedi harus mengakui ketangguhan Zhu yang memastikan kemenangan melalui ippon hanya dalam waktu 45 detik.

Dalam pertandingan tersebut, Zhu langsung mengambil inisiatif serangan dan memperoleh yuko ketika pertandingan baru berjalan lima detik.

Atlet China itu kemudian memperoleh waza-ari pada detik ke-33 sebelum mengakhiri pertandingan dengan ippon pada detik ke-45.

Meski gagal meraih emas, Junaedi mencatatkan perjalanan meyakinkan menuju partai puncak dengan mengalahkan dua lawannya melalui ippon.

Pada perempat final, Junaedi menundukkan wakil Uzbekistan Ibrokhimjon Akbarov sebelum melanjutkan kemenangan atas atlet India Kapil Parmar pada semifinal.

Keberhasilan mencapai final tersebut menjadi pencapaian tersendiri bagi Junaedi yang baru menjajal persaingan kelas J1 -70 kg putra setelah sebelumnya tampil di kelas J1 -60 kg.

Junaedi sebelumnya mengungkapkan bahwa ketatnya persaingan di kelas lama menjadi salah satu alasan dirinya memutuskan naik kelas.

Keputusan tersebut membuahkan hasil setelah ia mampu menembus pertandingan final dan menyumbangkan medali perak bagi kontingen Indonesia pada Asian Para Games 2026.