NADIKABAR.COM — Sebuah hotel mewah di Surabaya dikabarkan mau dijual seharga Rp 2,3 Triliun lewat media sosial Threads. Pihak manajemen membantah dan menyebut itu hoax.
Media sosial dihebohkan dengan unggahan akun Threads yang menyebut salah satu hotel bintang lima legendaris di Kota Pahlawan, yaitu Hotel Shangri-La Surabaya bakal dijual.
Hotel bintang lima yang beralamat di Jalan Mayjen Sungkono tersebut ditawarkan dengan harga yang fantastis, mencapai Rp 2,3 triliun.
Kabar itu diunggah oleh akun Threads @sahatmaruli8 pada Jumat (28/8) pukul 22.00 WIB di salah satu forum real estate. Dalam unggahan aslinya, pemilik akun menyertakan rincian spesifikasi hingga mekanisme pembelian hotel mewah tersebut.
"DIJUAL HOTEL SHANGRILA BINTANG LIMA 5 ( 🌟🌟🌟🌟🌟 ) HARGA NETT : RP. 2,3T LOKASI : SURABAYA JATIM 🌟🌟🌟🌟🌟 SPESIFIKASI : • LUAS LAHAN : 47.751 M2 • 16 LANTAI • 1 BASEMENT • 385 KAMAR • BERDIRI TGL 11 /1/ 1995 • DIBANGUN OLEH : PT. SARIPUTRA PERMAI • SISTEM KAMAR : CONTINENTAL PLAN (KAMAR & MAKAN PAGI) • JENIS HOTEL : RESIDENTIL ROOM • SISTEM LAYANAN : 24 JAM FULL TIME OPERATIONAL MEKANISME : KIRIM LOI, SPH & SKB PAYMENT CASH TRANSFER SILAHKAN JAPRI...," demikian tulis akun Threads @sahatmaruli8.
Tak hanya memberikan detail spesifikasi bangunan seluas 47.751 meter persegi itu, pemilik akun juga menegaskan kevalidan informasi penjualannya melalui kolom komentar.
"👍🙏 Note : Dijual. Super Valid..2 juta persen..tidak ada dokumen yang keluar..info lebih lanjut wa : 08811202405," demikian tulis akun Threads @sahatmaruli8.
Sontak, kabar dijualnya hotel bintang lima yang berdiri sejak 11 Januari 1995 itu mendadak viral dan memicu beragam reaksi netizen. Hingga saat ini, postingan tersebut telah mengumpulkan 612 suka, 478 komentar, 46 kali diposting ulang, serta disebarkan kembali sebanyak 1.900 kali di platform Threads.
Pihak manajemen Hotel Shangri-La Surabaya pun buka suara terkait penjualan hotel mewah tersebut. Menurut mereka, informasi tersebut tidak benar alias hoax.
Marketing & Communication (Marcom) Hotel Shangri-La, Yuliana membantah soal informasi yang disampaikan oleh utas Threads tersebut. Dia juga memastikan informasi tersebut tidak benar dan lebih pada kabar bohong.
"Hingga detik ini tidak ada official statement resmi dari Shangri-La Surabaya beserta management mengenai hal tersebut. Hoax," kata Yuliana.
Pihak Shangri-La juga tidak diam saja usai ada utas penjualan hotel tersebut. Pihaknya akan menindaklanjuti demi kepercayaan tamu hotel.
"Informasi yang beredar tersebut tidak benar. Kami memastikan bahwa setiap kabar hoax ditangani dengan serius, dan pihak hotel akan menindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku untuk menjaga kenyamanan serta kepercayaan para tamu," jelasnya.
Ditanya apakah akan melaporkan kepada pihak berwajib, Hotel Shangri-La masih belum bisa memberikan jawaban.
"Sampai saat ini belum ada statement lagi mengenai hal itu," pungkasnya.
Netizen warga +62 malah menanggapi kabar penjualan hotel bintang lima itu dengan bercanda. Ada yang galau apakah uangnya dibelikan pentol atau hotel, bahkan ada yang mau berpikir buat ambil alih hotel tersebut memakai sistem KPR (Kredit Pemilikan Rumah).
"Pagi-pagi galau disuruh milih beli hotel apa pentol depan rumah ya," tulis akun @gracelaurentia yang langsung disambar oleh @selvisetiawan, "Kalo boleh saran, pentol aja kak. Langsung Dan gak ribet."
"Ini hotel kesukaan anakku, dijual? Aku kasih tau anakku dulu ya, siapa tau celengannya udah cukup🙏🏻," komentar akun @gustinisha sambil mengecek saldo tabungan anaknya.
"Apa bisa KPR mas? Kalo bisa, saya gak minat... 🙏," pungkas akun @dede_sholihin.
Artikel telah naik di NadiKabar, bisa dibaca selengkapnya di sini dan di sini.