1. Nur Agung selaku Kabag Umum Universitas Jenderal Soedirman2. Agus Nur Hadie selaku Kabag Umum Universitas Jenderal Soedriman3. Asih Suryani selaku Sekretariat Daerah Banyumas4. Alvian Anggit Pradana selaku Sekretariat Daerah Banyumas5. Dwi Putriyanti M selaku Sekretariat Daerah Banyumas6. Iqbal Syahrul R selaku Sekretariat Daerah Banyumas7. Wahyu Adi S selaku Sekretariat Daerah Banyumas8. Miyosi Nur Fajri selaku Sekretariat Daerah Banyumas9. Eko Pujianto selaku Sekretariat Daerah Banyumas.
KPK sebelumnya telah melakukan penggeledahan di ruang Sekretaris Daerah Kabupaten Banyumas, Agus Nur Hadie. KPK juga menggeledah tiga rumah Wakil Rektor Unsoed.
Penggeledahan dilakukan secara maraton sejak Rabu hingga Kamis, 9-10 September 2026. Terkait penggeledahan di ruangan Sekda Banyumas, Budi menyebut penyidik menduga pihak Sekda mengetahui adanya praktik pemerasan dalam penerimaan mahasiswa baru di Unsoed.
"Yang bersangkutan diduga mengetahui terkait pemberian rekomendasi agar mahasiswa yang telah memberikan sejumlah uang kemudian diterima di Unsoed," jelas Budi.
Dari rentetan penggeledahan tersebut, penyidik memperoleh dokumen serta barang bukti elektronik yang diduga terkait dengan praktik pemerasan dalam proses penerimaan mahasiswa baru.
Dugaan praktik penitipan calon mahasiswa tersebut merupakan bagian dari perkara yang diusut KPK terkait penerimaan mahasiswa baru melalui jalur seleksi mandiri Unsoed. Dalam perkara ini, KPK telah menetapkan Akhmad Sodiq dan lima orang lainnya sebagai tersangka. KPK mengungkap ada tiga klaster dalam penanganan kasus ini.
Berikut enam tersangka dalam kasus ini:
1. Akhmad Sodiq (Rektor Unsoed)2. Norman Arie Prayoga (Wakil Rektor III Unsoed)3. Eko Sumanto (Kepala Bagian Akademik Unsoed)4. Dian Mulia Wardhana (swasta)5. Adhi Wiharto (swasta)6. Mulyono (swasta).
Dalam klaster pertama, Norman selaku warek atas sepengetahuan Sodiq diduga memerintahkan dua perantara, Dian Mulia Wardhana (DMW) dan Adhi Wiharto (AW), untuk mematok harga Rp 650 juta kepada orang tua yang mau anaknya lolos seleksi jalur mandiri Fakultas Kedokteran (FK).