Rekor tersebut menjadi bukti perkembangan kemampuan Yasa dalam nomor lempar cakram putra klasifikasi F57. Ia tidak hanya berhasil mengamankan medali emas, tetapi juga menunjukkan bahwa dirinya mampu terus meningkatkan pencapaian di tengah persaingan olahraga para atletik tingkat dunia.
Atlet debutan Asian Para Games itu mengatakan bahwa performa lemparannya dalam pertandingan pamungkas cukup bagus karena tampil dalam kondisi tanpa beban.
"Saya bermain lepas aja tadi, tidak ada beban sama sekali," katanya.
Bagi Yasa, keberhasilan di Nagoya bukan semata-mata tentang medali yang diraih atau rekor yang berhasil dipecahkan, melainkan juga kesempatan untuk memberikan kebanggaan kepada keluarga yang memiliki arti penting dalam hidupnya.