Penguatan kapasitas petani sebelumnya juga mendapat dukungan Kementerian Ketenagakerjaan melalui pelatihan gratis bagi sekitar 50 hingga 100 pelaku usaha kopi Bandung Barat, mulai dari pembibitan, pengelolaan lahan, panen hingga pengolahan.
Ketua Kadin mengatakan penguatan produksi tersebut penting agar peluang pasar internasional dapat diikuti kemampuan pelaku usaha memenuhi kebutuhan pembeli.
"Setelah pertemuan ini, Bapak dan Ibu dapat melihat salah satu contoh kopi terbaik di Indonesia. Mungkin setelah ini kopi dari sini dapat dibawa ke Dubai," ujarnya.
Dengan pengalaman ekspor ke Arab Saudi dan Eropa serta penguatan kapasitas produksi, Kadin berharap pertemuan dengan delegasi Dubai dapat membuka akses pasar baru bagi kopi Bandung Barat.