Namun momentum ini harus segera dimanfaatkan sebelum kedua negara mencapai kesepakatan dagang baru.

Millie juga menyoroti kewajiban hukum penggunaan label kemasan dwibahasa (dual language), yakni bahasa Inggris dan Prancis, yang berlaku ketat di seluruh Kanada yang perlu dipahami pelaku usaha.

Selain itu, kultur bisnis setempat sangat konservatif karena terbiasa membangun relasi lewat pertemuan bisnis tatap muka berskala global dan menolak penawaran dagang melalui cold email maupun pesan singkat WhatsApp.

Dari sisi distribusi, Chairperson Indonesia-Canada Chamber of Commerce (ICCC), Jim Webb, mengingatkan bentang geografis Kanada yang masif seperti cuaca ekstrem saat musim dingin tiba, serta perbedaan regulasi lokal antara kawasan pesisir barat dan timur perlu menjadi perhatian pelaku bisnis Indonesia.