NADIKABAR.COM — Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Bakrie mengatakan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) mencapai hampir Rp2.000 triliun dalam dua tahun pertama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Dalam keterangan Sekretariat Presiden di Jakarta, Sabtu, ia menyebut capaian tersebut mencerminkan kuatnya kepercayaan pengusaha nasional terhadap prospek perekonomian Indonesia. Menurutnya, ini menunjukkan peran penting pengusaha nasional, termasuk pelaku usaha kelas menengah, dalam menggerakkan perekonomian.
"Kalau dilihat PMDN itu juga melibatkan teman-teman di kelas menengah. Nah ini kami lihat bisa membuat sekali lagi daya tahan kita justru semakin kuat," ujar Anindya dalam Taklimat Presiden di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu.
Anindya menilai investasi domestik juga menjadi modal penting untuk memperluas keterlibatan dunia usaha dalam pembangunan nasional. Terlebih, kontribusi sektor swasta terhadap perekonomian masih memiliki ruang yang sangat besar untuk terus ditingkatkan.