NADIKABAR.COM — Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Novyan Bakrie mengungkapkan Rapat Pimpinan Nasional atau Rapimnas Kadin 2026 berfokus pada ekspor dan fundamental ekonomi.

"Untuk Rapimnas ini, kita fokus pada dua hal. Yang pertama adalah ekspor, bagaimana meningkatkannya, dan yang kedua adalah bagaimana fokus kepada fundamental ekonominya supaya perlahan pasar masuk kembali baik di pasar modal maupun foreign direct investment (FDI)," ujar Anindya dalam konferensi pers menjelang Rapimnas Kadin 2026 di Jakarta, Kamis.

Menurut dia, dunia usaha harus fokus kembali pada fundamental ekonomi, karena melalui fundamental ekonomi maka dunia usaha bukan hanya bertahan tetapi juga berhasil meningkatkan daya saing.

"Jadi kita memang harus fokus kepada fundamental, tapi bukan saja daya tahan kita yang cukup resilien, tapi juga daya saing. Nah, ini yang tadi saya bicara daya saing kita mesti ditingkatkan karena negara tetangga kita itu jauh lebih kompetitif," katanya.

Anindya juga menjelaskan bahwa kebijakan pemerintah melalui swasembada pangan, ketahanan energi dan lainnya merupakan upaya untuk mencegah kenaikan biaya hidup, sehingga gonjang-ganjing yang saat ini terjadi di sejumlah negara Eropa akibat kenaikan biaya hidup tidak dialami oleh Indonesia.

"Kita melihat bahwa gonjang-ganjing di Eropa disebabkan karena kenaikan biaya hidup. Kenaikan biaya hidup inilah yang pada saat ini kita coba tahan dengan swasembada pangan, energi walau kita masih impor tapi efeknya dan subsidi kita masih berada pada skala 3-4 persen dari sisi inflasinya," katanya.

Anindya juga mengimbau para pelaku usaha Indonesia untuk tetap tenang, berfokus pada fundamental ekonomi, meningkatkan ekspor dan kekuatan cashflow perusahaan untuk bisa berkelanjutan.

"Dan tentunya kalau ekspor, membawa devisa dan bisa memperkuat kekuatan apa namanya ini apa foreign reserve kita dan lain-lain jadi kuat," katanya.

Sementara itu, Ketua Penyelenggara Rapimnas sekaligus Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi, Komunikasi dan Pemberdayaan Daerah Kadin Indonesia Erwin Aksa menyampaikan bahwa agenda utama dari Rapimnas Kadin 2026 antara lain evaluasi kinerja Kadin selama satu tahun. Kemudian menyusun program kerja untuk tahun 2027.

"Di Kadin ini kami matangkan substansi dan konten yang akan dibahas di Rapimnas. Mudah-mudahan hasil dari Rapimnas ini bisa menghasilkan rumusan atau rekomendasi kepada pemerintah, juga kita akan mengesahkan working group yang akan meneliti beberapa kebijakan publik selama satu tahun ke depan, dan nantinya menghasilkan rekomendasi kebijakan kepada pemerintah," kata Erwin.