βBanyak potensi yang bisa dilakukan di sana, khususnya untuk masalah industrialisasi, bagaimana memproduksi secara lokal di Senegal sehingga bisa membantu menurunkan biaya produksi,β kata Alex Rudini Sulaiman kepada NadiKabar usai menghadiri forum bisnis tersebut.
Ia menyampaikan bahwa sejumlah perusahaan Indonesia telah berminat untuk menanamkan modalnya di Senegal, salah satunya PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk yang kini tengah melakukan studi kelayakan (feasibility study).
Ada pula perusahaan Indonesia yang sudah memulai investasinya di kawasan Afrika. Ia menuturkan, PT Bakrie & Brothers Tbk telah berinvestasi di sektor perkebunan sawit di Guinea dan akan memperluas kerja sama tersebut ke sektor pertambangan.
βJadi, kami berharap bahwa kegiatan ini adalah langkah awal yang nantinya akan membuka pintu kerja sama yang lebih luas lagi (antara Indonesia) dengan Afrika,β tutur Alex.