Penampilan kiper yang gemilang dari masing-masing kubu turut bikin laga ini jadi alot. Tapi versi penyerang Arsenal Kai Havertz, adu pressing adalah hal paling bisa dinikmati.
Ia suka bagaimana kedua tim berusaha memotong permainan sedari dini dan mengambil risiko. Ia memang harus terus berduel dengan pemain-pemain lawan, tapi itu pertarungan yang menyenangkan.
"Bermain man-to-man pressing di seluruh penjuru lapangan itu menyenangkan banget. Pada akhirnya, kami tak mendapatkan duel-duel semacam itu setiap laga dan setiap pertarungan itu berarti," kata pemain timnas Jerman itu di situs UEFA.