Dalam rangkaian KAI Heritage Week 2026, perjalanan heritage tersebut juga dilengkapi dengan berbagai kegiatan di Stasiun Tanggung dan Stasiun Kedungjati, mulai dari seremoni penyerahan Corporate Social Responsibility (CSR), penandatanganan prasasti, fashion show, hingga pertunjukan teatrikal yang mengangkat cerita sejarah perkeretaapian.
Melalui kegiatan tersebut, KAI menghadirkan pengalaman yang menghubungkan masyarakat dengan aset sejarah perkeretaapian. Kawasan heritage seperti Stasiun Tanggung dan Stasiun Kedungjati menjadi ruang pembelajaran mengenai perjalanan transportasi rel di Indonesia sekaligus potensi pengembangan wisata berbasis sejarah.
Bobby menyampaikan bahwa perjalanan panjang perkeretaapian Indonesia menjadi fondasi bagi transformasi KAI hingga saat ini.
“159 tahun lalu sejarah perkeretaapian Indonesia dimulai dari lintasan Semarang–Tanggung. Hari ini kita melihat bagaimana perjalanan tersebut terus berkembang dan menjadi bagian penting dalam melayani masyarakat. KAI akan terus menjaga nilai sejarah tersebut sekaligus menghadirkan layanan kereta api yang semakin melayani,” ujar Bobby.
KAI Heritage Week 2026 menjadi momentum untuk mengenang perjalanan panjang perkeretaapian Indonesia, mulai dari jalur awal Semarang–Tanggung hingga berkembang menjadi jaringan transportasi yang menghubungkan berbagai wilayah Indonesia.