Anne menjelaskan penyesuaian tersebut sebenarnya dilakukan melalui penyederhanaan nama sejumlah kereta yang digabungkan. Langkah itu diambil seiring adanya penambahan perjalanan kereta agar KAI tak perlu terus menambah nama baru.

"Jadi sebenarnya tidak dirubah, tetapi ada beberapa kereta yang memang digabungkan untuk simplify, di mana sebenarnya ini kita melihat ada penambahan-penambahan kereta supaya kita tidak, tidak menambah nama ketika kita menambah kereta," ungkapnya.

"Tetapi, ternyata banyak sekali masukan yang memiliki hubungan yang sangat erat dengan layanan, operasi, maupun sejarah perkeretaapian ini sehingga kita memutuskan untuk dikembalikan," tambah dia.

Sebelumnya, perubahan nama kereta api jarak jauh (KAJJ) dikeluhkan sejumlah calon pengguna melalui media sosial (medsos). Warganet mengaku bingung karena ada beberapa kereta yang punya nama sama tapi jam keberangkatan dan harga tiketnya berbeda.