"Perubahan pola perjalanan perlu diikuti penataan akses. Kami ingin pelanggan dapat bergerak dengan lebih mudah di kawasan Karet dan Sudirman Baru," ucap Anne.
Fasilitas yang disiapkan mencakup satu travelator datar sepanjang 20 meter dan dua travelator vertikal. Penataan kawasan juga meliputi koridor pejalan kaki, lanskap, area penurunan penumpang kendaraan lanjutan, eskalator akses, serta kanopi selasar. Pekerjaan kawasan tersebut dijadwalkan berlangsung hingga 31 Desember 2026.
“Kami mengawal penataan secara bertahap dengan memperhatikan kebutuhan pelanggan dan kondisi kawasan. Kesiapan fasilitas akan dipastikan sebelum digunakan," ucap Anne.
KAI terus memantau perkembangan pekerjaan dan menyesuaikan penataan akses dengan kebutuhan perjalanan di kawasan tersebut.
"Melalui penataan fasilitas dan kawasan, pelanggan diharapkan memperoleh akses yang lebih tertata untuk melanjutkan perjalanan menggunakan transportasi publik," kata Anne.