"Kehadiran shelter ini diharapkan dapat meningkatkan kemudahan masyarakat dalam mengakses moda transportasi massal yang dinilai lebih terjangkau, efisien, dan juga aman," ujarnya.

Selain menunjang mobilitas harian, layanan baru ini menjadi alternatif strategis bagi warga yang hendak menuju pusat-pusat aktivitas yang terhubung langsung dengan jalur kereta api.

Pihak manajemen menilai penambahan titik pemberhentian ini tidak sekadar memudahkan mobilitas, tetapi juga berpotensi memberikan dampak positif bagi perkembangan kawasan sekitar.

Kemudahan pergerakan masyarakat diproyeksikan mampu membuka peluang tumbuh kembangnya sektor perdagangan, usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), serta dinamika sosial ekonomi daerah.