NADIKABAR.COM — Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia Persero atau KAI Bobby Rasyidin menegaskan pemerintah tidak jadi mengimpor kereta rel listrik (KRL) bekas dari Jepang.
"Nggak ada, kita nggak impor bekas. Pokoknya buat rakyat harus yang baru," ujar Bobby di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis.
Bobby menyampaikan pemerintah mengutamakan industri dalam negeri untuk pemenuhan kebutuhan rangkaian kereta rel listrik (KRL).
PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA disebut menjadi salah satu pemasok KRL baru. Namun, ia juga tidak menutup kemungkinan untuk bekerja sama dengan perusahaan asing.