Nasional
HALAMAN 2 DARI 3
KAI tegaskan tidak jadi mengimpor KRL bekas dari Jepang
Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia Persero atau KAI Bobby Rasyidin menegaskan pemerintah tidak jadi mengimpor kereta rel listrik (KRL) bekas dari Jepang.
Redaksi NadiKabar
✓
Redaksi NadiKabar
•
Dipublikasikan: Kamis, 5 November 2026 pukul 18:47 WIB
• ⏱ 2 menit baca
"Salah satunya, mungkin sebagian INKA. Wajib mendukung industri dalam negeri," katanya.
Ia menyampaikan saat ini kebutuhan yang paling diprioritaskan adalah tersedianya delapan rangkaian KRL dari total 23 trainset baru.
Lebih lanjut, Bobby mengatakan rencana pengadaan 23 rangkaian KRL tersebut akan dipercepat dalam 2-3 tahun.
"Banyak, jadi ada 8 yang urgent kemudian total 23 trainset. Kita akan percepat 2 sampai 3 tahun 23 trainset baru," imbuh Bobby.
Pedoman Media Siber: NadiKabar.com berkomitmen mematuhi Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers Indonesia. Apabila ada hak jawab atau koreksi, silakan hubungi redaksi melalui kanal kontak kami.