"Apabila distribusi harus melalui jalur penyeberangan, koordinasi juga perlu dilakukan agar kendaraan pengangkut BBM memperoleh prioritas penyeberangan sesuai ketentuan yang berlaku," kata Aries dalam keterangan tertulis, Senin (19/10).
Kedua, menyiapkan posko pengamanan sementara di sekitar SPBU yang mengalami kepadatan. Posko ini berfungsi mendukung pengamanan, mengatur arus lalu lintas, serta mengantisipasi potensi gangguan akibat antrean kendaraan.
Selain itu, personel Polantas dapat melaksanakan kegiatan simpatik sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat, seperti membagikan air minum, roti, dan bantuan sederhana lainnya kepada warga yang mengantre.
Ketiga, mengoptimalkan peran Polantas sebagai penyampai informasi ketersediaan BBM kepada masyarakat. Personel di lapangan diharapkan dapat memberikan informasi secara langsung mengenai ketersediaan BBM di SPBU dalam wilayah aglomerasi.
Lewat informasi yang jelas dan tepat, masyarakat diharapkan dapat mengetahui SPBU yang masih memiliki persediaan BBM sehingga distribusi antrean kendaraan dapat berlangsung lebih tertib dan merata.