"Jadi NOTAM tersebut kemarin per satu jam di-upgrade terus. Tetapi untuk hari ini, mulai tadi jam 8 pagi sampai dengan jam 6 sore, tentu NOTAM tersebut sudah berlaku," tambah Irman.
Menurutnya, ada perkembangan terbaru pada Senin pagi. Pemeriksaan menggunakan paper test di area Bandara Husein Sastranegara sekitar pukul 09.30 WIB menunjukkan hasil negatif. Namun, hasil tersebut belum bisa menjadi alasan bandara langsung dibuka kembali.
"Memang untuk saat ini pukul 09.30, pengecekan menggunakan paper test di wilayah bandara (Husein) sendiri sudah negatif. Tetapi itu bukan berarti kumpulan abu vulkanik di aerodrome sudah tidak ada," terangnya.
Irman mengingatkan abu vulkanik tidak selalu berada di permukaan bandara. Material vulkanik masih mungkin berada di lapisan udara tertentu dan menjadi pertimbangan keselamatan penerbangan.
"Bisa saja di udara di level-level tertentu. Sampai dengan saat ini dilihat dari citra satelit, pergerakan tersebut berada di wilayah sebelah selatan," ucapnya
Keputusan untuk mengoperasikan kembali Bandara Husein Sastranegara tidak semata-mata mengandalkan kondisi fisik di lapangan. Menurut Irman, koordinasi terus dilakukan bersama Pemerintah Kota Bandung hingga ada arahan lebih lanjut dari pihak otoritas..
"Kami juga koordinasi terus sama Pak Wali kapan dibukanya nanti, tergantung dari otoritas yang bisa mengeluarkan kapan dibukanya itu dari Kementerian Perhubungan," pungkas Irman.