NADIKABAR.COM — Ketua DPR Amerika Serikat (AS) Mike Johnson mundur dari posisi pemimpin Partai Republik menyusul kekalahan telak partainya dalam pemilu sela. Juru bicara Johnson mengonfirmasi kabar tersebut.
Dilansir AFP Kamis (5/11/2026), Johnson merupakan tokoh Partai Republik dengan jabatan tertinggi setelah Presiden Donald Trump dan Wakil Presiden JD Vance. Dia juga berada di urutan kedua dalam garis suksesi kepresidenan AS.
Saat ditanya apakah laporan mengenai rencana pengunduran diri Johnson benar, juru bicaranya menjawab melalui email dengan satu kata: "Benar."
Politikus Partai Republik asal Louisiana berusia 54 tahun itu telah menyampaikan keputusannya kepada para staf pada Rabu pagi. Keputusan tersebut diambil sehari setelah Partai Demokrat berhasil merebut kendali atas kedua kamar Kongres. Partai Demokrat melakukan penolakan besar-besaran terhadap Partai Republik dan kebijakan Trump.
Johnson memimpin DPR sejak Oktober 2023. Saat itu, dia muncul sebagai kandidat kompromi setelah berminggu-minggu terjadi perselisihan internal Partai Republik menyusul pencopotan pendahulunya, Kevin McCarthy.