NADIKABAR.COM — Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) dan Sumatera Selatan (Sumsel) menjadi sorotan utama pemerintah dalam penanganan darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), seiring dengan lonjakan signifikan jumlah titik panas serta luas lahan terbakar di kedua wilayah tersebut.

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Berton Panjaitan di Jakarta, Rabu, mengungkapkan dari total 10 provinsi yang dipantau secara nasional, terdapat enam wilayah yang menjadi perhatian khusus dengan temuan mencapai 864 titik api serta total luas lahan dalam penanganan seluas 1.615 hektare.

"Di Kalimantan Tengah, jumlah hotspot meningkat 50 persen menjadi 425 hektare dari hari kemarin, serta jumlah lahan yang dalam penanganan sebesar 664 hektare dan ini pun mengalami kenaikan," kata Berton.