Dia menambahkan kondisi serupa terpantau di Provinsi Sumsel, di mana jumlah titik api melonjak drastis hingga 186 persen menjadi 60 titik, sementara luas lahan yang berada dalam penanganan petugas mencapai 105 hektare atau meningkat 66 persen dibandingkan hari sebelumnya.
Selain Kalteng dan Sumsel, eskalasi titik api dan luas lahan terdampak juga dicatatkan di Provinsi Jambi dengan temuan 150 titik api yang mengalami lonjakan hingga 134 persen, serta luas lahan dalam penanganan seluas 403 hektare.
Menghadapi tren peningkatan yang cukup masif di sejumlah daerah prioritas tersebut, BNPB secara khusus mengimbau kepada seluruh pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan serta mengoptimalkan sumber daya penanggulangan secara maksimal.