"Kedua pihak mencapai kesepakatan mengenai langkah-langkah membangun kepercayaan yang ditujukan untuk memupuk rasa saling percaya dan memfasilitasi solusi yang adil dan damai sesuai dengan hukum internasional," kata siaran pers tersebut. Komisi tersebut menyerukan kedua negara agar menerapkan langkah-langkah itu secara penuh dan efektif, seraya menyebut hal tersebut sangat penting untuk memajukan proses konsiliasi. "Di antara langkah-langkah yang disepakati, kedua pihak mengakui hak masing-masing untuk menyampaikan pernyataan guna melindungi hak-hak sah mereka atau meluruskan misinformasi dan disinformasi faktual," imbuh rilis pers tersebut. Selain itu, komisi tersebut mengamati bahwa langkah-langkah yang telah disepakati sebelumnya antara Kamboja dan Thailand belum diterapkan secara penuh. Komisi itu mendesak kedua pihak agar memenuhi komitmen yang telah dicapai tersebut untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi perundingan yang konstruktif. Komisi itu dijadwalkan menggelar pertemuan ketiga dengan kedua pihak pada 24 hingga 27 November di Kuala Lumpur, Malaysia.