Diketahui dari rekaman CCTV yang tengah dijadikan bahan pemeriksaan oleh kepolisian, sebelum menghantam tanah tubuh korban sempat mengenai kendaraan yang sedang terparkir.

Peristiwa pilu ini dibenarkan Ketua Unit Layanan Terpadu Kekerasan Seksual dan Perundungan (ULTKSP) Fakultas Bio-Industri Pertanian dan Kehutanan UB, Dwi Retnoningsih.

"Benar, anak FK angkatan 2025 lompat melalui jendela," ujar Dwi saat dikonfirmasi.

Beruntung, nyawa pemuda berusia 19 tahun tersebut masih berhasil diselamatkan. Korban yang ditemukan dalam kondisi pingsan langsung dievakuasi petugas menuju ke Rumah Sakit dr Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang untuk mendapatkan penanganan medis darurat akibat menderita luka berat, termasuk patah tulang di bagian kaki dan luka di lengan.

"Korban dalam penanganan medis di RSSA," ujar Kapolsek Lowokwaru Kompol Anang Tri Hananta.