Pihak kepolisian dari Polsek Lowokwaru bersama Tim Inafis Polresta Malang Kota yang tiba di lokasi kejadian langsung mensterilkan tempat kejadian perkara (TKP). Petugas memasang garis polisi di area parkiran lantai dasar serta pada bagian jendela lantai 6 yang menjadi titik awal korban melompat.
Kasi Humas Polresta Malang Kota Ipda Lukman Sobikhin menegaskan bahwa Satreskrim Polresta Malang Kota saat ini masih berfokus melakukan penyelidikan mendalam untuk menguak motif di balik tindakan nekat korban. Namun, proses pemeriksaan terhambat karena kondisi kesehatan korban yang masih kritis di ruang ICU.
"Untuk motif masih kita dalami. Karena kondisinya, korban masih belum dapat dimintai keterangan," tegas Ipda Lukman Sobikhin.
Hingga saat ini, area parkiran di dasar gedung Fakultas Pertanian UB masih dijaga ketat oleh petugas keamanan kampus. Pihak kepolisian terus mengumpulkan fakta di lapangan melalui olah TKP, analisis rekaman CCTV, serta pemeriksaan saksi-saksi guna mengungkap secara utuh kronologi insiden kelabu tersebut.