Selvianus mengatakan bangunan yang rusak di Unika Santu Paulus Ruteng belum diperbaiki. Saat ini, kerusakan bangunan masih dalam proses penilaian.

Sebelumnya, sejumlah gedung Unika Santu Paulus Ruteng mengalami kerusakan parah akibat gempa. Dinding tembok di sejumlah gedung bertingkat roboh.

Terdapat 60 titik kerusakan di kampus tersebut. Sebanyak 30 titik di antaranya mengalami kerusakan berat.