NADIKABAR.COM — Kepolisian Federal Brasil sedang menyelidiki kandidat presiden dari Partai Liberal, Flavio Bolsonaro, atas dugaan keterlibatan dalam skema pencucian uang, demikian dilaporkan surat kabar O Globo pada Minggu (18/10).

Penyelidikan tersebut berada di bawah pengawasan Hakim Mahkamah Agung Brasil Alexandre de Moraes. Kasus tersebut merupakan pengembangan dari penyelidikan Kepolisian Federal terkait dugaan pencucian uang dan transfer dana ilegal ke luar negeri yang melibatkan negara bagian Rio Grande do Sul.

Penyidik mulai menaruh perhatian pada pengacara Willer Tomaz setelah menemukan indikasi bahwa dirinya mengendalikan perusahaan taruhan Rede Loto. Perusahaan tersebut memperoleh izin operasional dari pemerintah negara bagian Rio de Janeiro pada Mei 2023.

Berbekal perintah pengadilan, polisi memeriksa pesan elektronik, surat elektronik (email), serta data lainnya yang tersimpan di ponsel Tomaz.

Analisis terhadap materi tersebut mengungkap hubungan keuangan antara Tomaz dan Bolsonaro. Penyidik juga menemukan bukti bahwa keduanya melakukan sedikitnya lima perjalanan ke luar negeri bersama pada paruh pertama 2025.

Keduanya diketahui mengunjungi Afrika Selatan, Portugal, dan Prancis bersama-sama. Penyidik menemukan foto-foto, catatan pemesanan, serta informasi penerbangan dan penyewaan mobil yang tersimpan di ponsel dan email milik Tomaz.

Bolsonaro membantah tuduhan tersebut dan menyebut pemberitaan itu sebagai berita palsu.

Sementara itu, Tomaz membantah telah melakukan pelanggaran hukum. Ia juga menyatakan terkejut atas terungkapnya informasi mengenai penyelidikan tersebut pada Minggu, hanya beberapa jam sebelum debat pemilu berlangsung.

Penerjemah: Kuntum Khaira Riswan