Dua wakil Indonesia lainnya, Anang Febrian dan Fathur Gustafian, masing-masing menempati peringkat ke-14 dengan skor 627,4 dan posisi ke-23 dengan torehan 624,9.
Di babak final, Ghozi menghadapi tujuh petembak terbaik dari Asia. Berhadapan dengan sejumlah atlet yang memiliki pengalaman di Olimpiade dan World Cup, Ghozi akhirnya menyelesaikan pertandingan di peringkat kedelapan dengan perolehan 123,2 poin.
Meski belum berhasil meraih medali, keberhasilan menembus final menjadi pencapaian penting bagi Ghozi sekaligus catatan bersejarah bagi tim menembak Indonesia.
“Pelatih ngomong ini sudah bagus, karena ini di Asian Games baru saat ini final pertama dari Indonesia pada nomor 10m Air Rifle. Tidak masalah kamu belum dapat medali,” ucap Ghozi menirukan pesan pelatihnya.
Medali emas nomor Men’s 10m Air Rifle diraih atlet asal China Lihao Sheng, peraih emas Olimpiade Paris 2024, dengan catatan 254,2 poin. Himanshu Dhillon dari India meraih medali perak dengan 252,4 poin, sementara compatriot Dhillon, Rudrankksh Patil meraih medali perunggu dengan 230,9 poin.