Menurut data Polri, dia mengatakan kapal berbendera Mongolia itu berangkat dari Pasir Gudang, Johor, Malaysia, dan terdaftar atas nama perusahaan asal Malaysia, yakni Makmur Marine Petroleum, yang beralamat di Suite S11 dan S12, Lantai 5, Menara TJB, Johor Bahru.

Dia menilai jejak tersebut memperlihatkan bahwa peredaran narkoba yang mengincar anak-anak bangsa bergerak melintasi batas negara. Menurut dia, penindakan tim gabungan telah menyelamatkan jutaan anak Indonesia.

"Kita semua wajib berikhtiar untuk memerangi bahaya yang sangat dapat merusak anak-anak negeri," ucap Dasco.

Sebelumnya, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggagalkan upaya penyelundupan narkoba jenis ketamin HCL seberat 1.16 ton yang diangkut menggunakan Kapal MT Global 168 di perairan Tanjung Balai Asahan, Sumatera Utara.