Ia tetap menjadi bagian dari kekuatan maritim, tetapi geladak dan ruang yang dimilikinya membuka kemungkinan penggunaan yang lebih luas. Helikopter tiga matra dapat beroperasi dari sana, drone dapat diterbangkan, sementara personel dan logistik dapat dibawa lebih dekat ke daerah operasi.
Gambaran itu tidak baru muncul setelah kapal tiba. Pada 24 hingga 26 Agustus, Pusat Penerbangan TNI AL telah melatih penerbang helikopter TNI AD dan TNI AU dalam ship board operation. Mereka menjalani ground school, berlatih dengan helideck simulator, lalu melakukan praktik lepas landas dan mendarat di geladak KRI Makassar.