Mengutip pernyataan Otoritas Selat Teluk Persia Iran, badan yang bertanggung jawab atas lalu lintas maritim di Selat Hormuz, Fars melaporkan pada Kamis bahwa beberapa kapal tanker minyak telah dihantam di jalur perairan tersebut dalam beberapa hari terakhir, dengan tiga kapal terakhir di antaranya dimiliki atau disewa oleh Uni Emirat Arab.

Iran memperketat kendalinya atas Selat Hormuz pada 28 Februari, menutup jalur aman bagi kapal-kapal milik atau yang terafiliasi dengan Israel dan Amerika Serikat menyusul serangan gabungan mereka terhadap wilayah Iran.