Sejak kejadian tim gabungan terus melakukan pencarian dengan menyisir sejumlah titik di sekitar lokasi bencana. Untuk memperluas cakupan pencarian, personel dibagi menjadi tiga tim evakuasi berdasarkan sektor dan lokasi yang telah ditentukan.

Operasi pencarian melibatkan 123 personel gabungan dan unsur masyarakat.

Kekuatan tersebut terdiri dari Basarnas Bali sebanyak 10 personel, SAR Brimob 10 personel, SAR Polda Bali 10 personel, Polres Badung 25 personel, dan Polsek Petang 20 personel.

Selain itu terdapat enam personel Damkar Badung, 10 personel BPBD Badung, 12 orang BPBD desa, serta 20 warga masyarakat Bukit Munduk Tiying, Desa Pelaga.

Dalam operasi tersebut tim gabungan juga mengerahkan sejumlah sarana pendukung, seperti alat berat, cangkul, sekop, kapak, dan sepatu bot, untuk membantu proses pencarian serta penanganan material longsor.