Pendistribusian bantuan dilakukan melalui jalur darat. Distribusi juga dilakukan melalui jalur laut menggunakan kapal patroli Ditpolairud Polda NTT, serta jalur udara menggunakan helikopter dan pesawat Polri untuk menembus wilayah yang terputus jalur daratnya.
"Sesuai arahan Bapak Presiden, keselamatan korban adalah yang utama dan negara harus hadir di tengah rakyat. Kami sudah mendistribusikan bantuan Presiden sejak hari kedua, dan kemarin kami kembali menyalurkan 15 ton logistik berupa makanan, minuman, obat-obatan, serta pakaian ke Pulau Palue," jelas Rudi.
Rudi mengaku telah memerintahkan seluruh Kapolres untuk meningkatkan patroli pengamanan dan dialogis pascagempa. Hal itu bertujuan memastikan keamanan lingkungan pengungsian dan pemukiman warga yang ditinggalkan.