NADIKABAR.COM — Kapolda Riau Irjen Arman Achdiat berkomitmen memberantas narkotika, termasuk peredaran gelap di kampung narkoba. Irjen Arman mengaku telah memetakan sejumlah kampung narkoba dan akan 'menyulapnya' menjadi Kampung Bersih Narkoba (Bersinar).
Irjen Arman menyampaikan pihaknya menaruh perhatian serius terhadap beberapa kampung yang selama ini tercitrakan sebagai 'kampung narkoba'. Polda Riau bersinergi dengan TNI, pemerintah daerah, tokoh adat dan masyarakat serta pemerhati akan mengubah stigma negatif kampung-kampung tersebut menjadi 'Kampung Bersinar'.
"Kampung yang tadinya image-nya kampung narkoba jadi Bersinar (Bersih Narkoba). Dan itu harus semua sektor, leading sector semua harus masuk di situ. Mulai dari pemerintah daerah, kepolisian, TNI-Polri, tokoh-tokoh masyarakat," kata Arman di Polda Riau, Selasa (20/10/2026).
Arman mengaku mendapatkan dukungan dari tokoh adat, terutama Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR). Menurut Arman, Lembaga Adat Melayu juga menginginkan Bumi Lancang Kuning yang bersih dari narkoba.
"Beberapa tokoh-tokoh daerah di sini juga setuju dengan kondisi itu. Bagaimana kita bisa konsisten untuk menjaga jangan sampai daerah ini masih tetap seperti itu dan hanya hangat-hangat tahi ayam," ucapnya.
Menurutnya, langkah strategis ini sejalan dengan program prioritas Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto dalam memulihkan kampung narkoba. Ia mengaku telah memetakan beberapa kampung narkoba yang akan diubah menjadi ruang kreatif yang lebih bermanfaat positif bagi masyarakat.
"Upaya-upaya yang ada beberapa kampung narkoba di sini, terutama di Provinsi Riau, ada beberapa yang saya sudah targetkan. Kita akan rubah menjadi kampung-kampung yang bermanfaat bagi warga, bagi masyarakat, dan bagi pemerintah," katanya.
"Itu target yang menjadi prioritas utama saya sebagai Kapolda Riau, bahwa ini adalah hal-hal yang akan menjadi prioritas kami untuk menghilangkan narkoba di Provinsi Riau," sambungnya.
Di samping itu, Polda Riau juga terus melakukan upaya pencegahan dengan memberikan edukasi kepada masyarakat hingga ke tingkat anak-anak sekolah. Arman menegaskan tidak memberikan toleransi terhadap narkoba.
"Jadi silakan saja mau coba-coba, mau jadi pengguna, atau pemakai, atau pengedar. Tidak ada toleransi bagi mereka yang menyebarkan narkoba di wilayah Riau," pungkasnya.
Lihat juga Video 'Penggerebekan Barak Narkoba di Deli Serdang, Ada Penghalang Antipolisi':