NADIKABAR.COM β€” Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok.AKBP Alrasyidin Fajri mengajak masyarakat Muara Angke, Jakarta Utara untuk ikut mencegah terjadinya aksi perundungan atau bullying dan terlibat langsung dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat

β€œTindakan mengolok-olok, mengejek, maupun merendahkan orang lain dapat menimbulkan dampak negatif, menyakiti perasaan, serta merusak hubungan sosial di tengah masyarakat,” kata Fajri dalam kegiatan Subuh Keliling di Masjid At Taufiqul Mubarok, Muara Angke, Jakarta, Sabtu.

Ia pun mengingatkan tentang pentingnya menjaga ucapan dan perilaku terhadap sesama. β€œAksi bullying atau perundungan, mengolok-olok dan mengejek dilarang oleh agama dan negara,” kata dia.

Menurut dia, setiap individu memiliki tanggung jawab untuk menciptakan lingkungan yang aman, saling menghormati, dan bebas dari tindakan perundungan, baik dalam kehidupan bermasyarakat maupun di lingkungan pendidikan.

Melalui kegiatan Subuh Keliling ini, kata Fajri, Polres Pelabuhan Tanjung Priok berupaya membangun kedekatan emosional dengan masyarakat.serta mendorong partisipasi aktif warga dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Muara Angke.

"Kehadiran pimpinan Polri secara langsung di tengah masyarakat diharapkan dapat membuka ruang komunikasi, memperkuat kepercayaan publik dan memudahkan penyampaian aspirasi dan informasi terkait situasi kamtibmas" ujarnya.

Dia menambahkan, kegiatan ini sekaligus menjadi sarana untuk mengajak masyarakat agar senantiasa menjaga kerukunan, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, dan bersama-sama mencegah potensi gangguan keamanan.

β€œKami berharap sinergi antara Polri, tokoh agama, pengurus masjid, dan masyarakat semakin kuat guna mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif, khususnya di kawasan Muara Angke, Jakarta Utara,” kata Fajri.

Ia mengatakan kegiatan Subuh Keliling ini dalam rangka mendukung program prioritas Kapolri sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

β€œIni bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, sekaligus sarana memperkuat silaturahmi, membangun komunikasi yang harmonis, serta menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas),” katanya.