NADIKABAR.COM β€” Kepala Polisi Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto memastikan jajarannya berkomitmen membantu pemerintah mewujudkan Astacita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Salah satu upaya yang Polri untuk mewujudkan hal tersebut adalah memperkuat penegakan hukum yang berkeadilan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta menjaga stabilitas keamanan.

Hal tersebut dikatakan Suyudi saat menjadi pembicara pada forum Program Indonesia Punya Kamu (IPK) 2026 melalui Special Event bertajuk β€œRapor untuk Rakyat: 2 Tahun Prabowo-Gibran” di Auditorium Universitas Tarumanagara (UNTAR), Jakarta, Selasa.

"Kami menyadari bahwa stabilitas keamanan merupakan prasyarat penting bagi keberlangsungan pembangunan nasional. Oleh karena itu, Polri berkomitmen untuk terus menjaga stabilitas keamanan dan mendukung pelaksanaan Astacita pemerintah, khususnya Astacita ke-2 dan Astacita ke-7,” kata Suyudi seperti dikutip siaran pers resmi Polri yang diterima di Jakarta.

Dari sisi penegakan hukum, Suyudi mengatakan pihaknya telah melakukan ragam tindakan tegas seperti memperkuat pemberantasan narkoba, judi daring, premanisme, pemerasan, dan berbagai tindak pidana yang merugikan masyarakat.

Upaya itu diarahkan untuk melindungi perekonomian nasional, menjaga kepastian hukum, serta menciptakan iklim usaha yang aman.

Tidak hanya menindak para pelaku pidana, kata Suyudi, Polri juga memperkuat perlindungan kaum rentan seperti perempuan, anak, pekerja, dan korban tindak pidana perdagangan orang.

Selain menangani urusan pidana dan perlindungan saksi ataupun korban, Polri juga turut menangani permasalahan sengketa perindustrian melalui Desk Ketenagakerjaan.

Hal itu dilakukan demi melindungi hak para pekerja sekaligus memfasilitasi perusahaan dalam memberikan kewajiban kepada pegawainya.

Suyudi mengatakan kehadiran Polri juga diwujudkan melalui penanganan bencana, penguatan keamanan lingkungan, serta dukungan terhadap program pemerintah.

Salah satu keterlibatan Polri dalam program besar pemerintah yakni pemenuhan gizi masyarakat melalui pembangunan dan pengoperasian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), pembangunan Jembatan Merah Putih untuk memperluas akses masyarakat, serta penguatan ketahanan pangan melalui peningkatan produksi jagung.

Berbagai upaya tersebut, kata Suyudi, juga disertai dengan reformasi internal melalui penguatan pengawasan, penerapan sistem merit dalam pembinaan karier, transformasi digital, serta peningkatan transparansi dan akuntabilitas pelayanan.

β€œKami menyadari bahwa upaya Polri masih jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, kami terus berbenah dan mendengarkan masukan masyarakat dan memberikan pengabdian yang terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar Suyudi.

Dengan ragam upaya itu, Suyudi meyakini Polri akan lebih maksimal membantu pemerintah dalam mewujudkan Astacita Presiden Prabowo Subianto.