NADIKABAR.COM — Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mendorong teknologi menjadi “jembatan” yang semakin mendekatkan pelayanan Korps Lalu Lintas Polri dengan masyarakat.
Arah tersebut tercermin dalam Syukuran Hari Lalu Lintas Bhayangkara Ke-71 di Jakarta, Jumat, yang mengusung tema Polantas Presisi Mengabdi untuk Negeri.
Dalam kesempatan itu, Polri meluncurkan empat inovasi, yakni pembayaran tilang terintegrasi melalui Digital Korlantas, STNK digital, Kios SIM, serta Sistem Asesmen Psikologis untuk Keselamatan Perjalanan (Siap Jalan).
Kepala Korlantas Polri Irjen Pol Wibowo menjelaskan aplikasi Digital Korlantas menghadirkan pembayaran denda tilang yang lebih terintegrasi, mulai dari konfirmasi pelanggaran hingga pembayaran titipan denda.
STNK digital menghadirkan bukti legitimasi kendaraan yang dapat diakses secara dalam jaringan. Melalui aplikasi Digital Korlantas, pemilik kendaraan dapat mengakses bukti legitimasi kendaraannya secara praktis.
Adapun Kios SIM merupakan anjungan yang melayani pencetakan SIM secara mandiri. Setelah menyelesaikan perpanjangan SIM A atau SIM C secara digital, masyarakat dapat mencetak SIM fisik secara mandiri.
Sementara itu, Siap Jalan diarahkan untuk mendukung pencegahan kecelakaan lalu lintas. Pengemudi dapat melakukan asesmen melalui ponsel guna mengenali kesiapan dan faktor risiko sebelum melanjutkan perjalanan.
“Semua yang kita lakukan ini tentunya sejalan dengan kebijakan Bapak Kapolri untuk terus bertransformasi, melakukan berbagai macam perubahan untuk menjawab tantangan dan harapan masyarakat dengan menggunakan kemajuan teknologi,” kata Wibowo.
“Bahwa digital adalah bukan pilihan, melainkan sebuah kebutuhan mendasar yang sangat diperlukan oleh masyarakat saat ini,” imbuh dia.