NADIKABAR.COM — Sebanyak 1,2 ton sabu cair metamfetamin diamankan dari pengungkapan laboratorium rahasia (clandestine lab) narkotika terbesar di Indonesia yang berlokasi di Pidie, Aceh. Kini kepolisian masih memburu pengendali utama barang haram tersebut.
Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan China untuk mencari keberadaan pengendali utama.
"Tim saat ini masih memburu para daftar pencarian orang atau DPO meliputi pengatur lapangan berinisial Z, ES, J, BR, SS serta berkoordinasi dengan NC City Tiongkok untuk menangkap pengendali utama, yaitu Saudara LS," kata Suyudi saat konferensi pers di Aceh, Jumat (23/10).