Pemimpin Korps Bhayangkara itu juga secara khusus menyoroti perkembangan modus peredaran narkotika, termasuk penyalahgunaan rokok elektrik atau vape untuk mengedarkan narkotika cair.

Ia menekankan bahwa TNI dan Polri harus memperkuat kerja sama pemberantasan peredaran narkoba.

β€œKita harus meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat kerja sama dalam pemberantasannya. Tidak boleh ada kompromi terhadap siapa pun yang terlibat, termasuk pihak yang membekingi kejahatan tersebut,” katanya.

Tidak hanya itu, di bidang keamanan digital, Kapolri menyoroti ancaman serangan siber dan penyalahgunaan identitas di ruang digital. Ia menilai penguatan kemampuan siber serta pengembangan sistem identitas digital yang terverifikasi menjadi langkah penting untuk mencegah berbagai bentuk kejahatan siber.

β€œKita juga harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang dimanfaatkan untuk melakukan kejahatan. Penguatan keamanan siber dan sistem identitas digital menjadi bagian penting untuk melindungi masyarakat sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap institusi pemerintah,” ucapnya.