Pada Jumat (16/10), kapal MT Global 168 kembali terpantau berada di lepas Pantai Palian, Thailand, dan melakukan manuver dengan menurunkan kecepatan serta mengubah arah pelayaran menuju selatan, yakni kawasan Labuhan Jangkar, sebelum akhirnya berlabuh jangkar.
Kemudian, pada Senin (19/10), Satuan Tugas Operasi Laut Gabungan berkoordinasi dengan Bea dan Cukai Kuala Tanjung, Sumut, untuk menyusun rencana pencegatan terhadap kapal tersebut.
"Dari hasil pemantauan itu, tim menemukan indikasi anomali pada sistem identifikasi otomatis (AIS) karena kapal memancarkan dua identitas, yakni MT Global sebagai kapal tanker dan Gross Dolphin," katanya.
Berdasarkan hasil pemantauan lanjutan, kapal tersebut terdeteksi mengalami penurunan kecepatan di kawasan Laut Andaman sebelum tim gabungan melakukan penindakan.