NADIKABAR.COM — Tawuran antarkelompok pemuda pecah di Jalan Kakatua II, Kecamatan Mamajang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), hingga menewaskan satu orang.

Selain itu, Kapolsek Mamajang, AKP Tri Husada Wahyu Andromeda terkena anak panah di bagian betis kanan.

"Iya benar, ada korban meninggal akibat tawuran dan Kapolsek Mamajang terkena anak panah," kata Kasi Humas Polrestabes Makassar, AKP Jaffar Ahmad kepada NadiKabar.com, Kamis (5/11).

Tawuran tersebut melibatkan dua kelompok pemuda dari Lorong 2 dan Lorong 3 Jalan Kakatua II. Kedua kelompok saling menyerang menggunakan batu, senjata tajam, hingga busur yang terjadi pada Rabu (4/11) sekitar pukul 23.30 WITA.

"Awalnya pemuda warga lorong II menyerang ke lorong III. Tidak lama kemudian, pemuda di lorong III merespons dengan membalas menggunakan lemparan batu sehingga kedua kelompok saling serang menggunakan batu dan busur," ungkapnya.

Dia bilang petugas kepolisian langsung ke lokasi setelah mendapatkan informasi tawuran tersebut untuk merendam dan membubarkan aksi tawuran.